Zidan, kader LKSA Muhammadiyah Semampir, resmi dilepas untuk menjalankan tugas kemanusiaan sebagai Relawan KawanMu di wilayah Tapanuli dan Pidie Jaya (12/1/26). Keberangkatan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam merespons persoalan kemanusiaan secara cepat, terorganisir, dan berkelanjutan.
Pelepasan relawan tersebut menjadi simbol kehadiran Muhammadiyah yang tidak hanya bergerak dalam dakwah lisan, tetapi juga dakwah aksi. Melalui kerja-kerja kemanusiaan, Muhammadiyah menegaskan perannya sebagai gerakan Islam yang hadir memberi solusi nyata di tengah masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Zidan berfoto bersama H. Arif’an, Wakil Bidang MPKS PDM Surabaya, sebagai bentuk dukungan dan penguatan moral bagi relawan yang akan bertugas di lapangan. Kehadiran pimpinan ini menjadi pesan bahwa relawan tidak berjalan sendiri, melainkan membawa amanah dan dukungan kelembagaan.
Keberangkatan Zidan juga mencerminkan semangat kaderisasi yang terus hidup di lingkungan LKSA Muhammadiyah Semampir. Dari basis pengasuhan dan pembinaan, lahir kader-kader yang siap mengabdi, berkhidmat, dan terjun langsung menghadapi realitas sosial yang membutuhkan kepedulian.
Penugasan ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak bagi masyarakat penerima manfaat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pendewasaan bagi kader. Relawan dituntut untuk bekerja dengan disiplin, empati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Persyarikatan di mana pun berada.
Melalui misi kemanusiaan ini, Muhammadiyah kembali menegaskan spirit barisan yang kokoh, kuat dalam nilai, solid dalam gerak, dan istiqamah dalam pengabdian. Dari Semampir, langkah kecil kader terus bergerak untuk kemanusiaan yang lebih luas.