Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Hari ini kita memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan. Inilah waktu yang paling mulia dan paling menentukan.

Sunnah i’tikaf Rasulullah
Diriwayatkan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْتَكِفُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ)
Nabi SAW selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
I’tikaf artinya berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah.
Makna i’tikaf
I’tikaf bukan sekadar tidur di masjid.
I’tikaf adalah:
- memperbanyak dzikir
- membaca Al-Qur’an
- shalat malam
- berdoa
- menjauh dari kesibukan dunia
I’tikaf melatih fokus hanya kepada Allah.
Hikmah i’tikaf
- Membersihkan hati
- Menenangkan jiwa
- Menguatkan hubungan dengan Allah
- Mencari Lailatul Qadar
Mengurangi distraksi dunia
Sepuluh hari terakhir bukan waktu untuk sibuk belanja dan persiapan dunia. Justru inilah waktu memperbanyak ibadah.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Mari kita manfaatkan sepuluh hari terakhir ini dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
اَللّٰهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمُعْتَكِفِينَ الصَّادِقِينَ.
اَللّٰهُمَّ طَهِّرْ قُلُوبَنَا وَزَكِّ نُفُوسَنَا.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.