Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan menjalani hari kedua Ramadhan. Semoga setiap detik Ramadhan kita bernilai pahala di sisi Allah.

Keutamaan puasa di sisi Allah
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits qudsi:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
(HR. Bukhari Muslim)

Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.

Hadits ini menunjukkan bahwa puasa adalah ibadah yang sangat istimewa.
Mengapa? Karena puasa adalah ibadah yang paling tersembunyi.
Orang lain bisa melihat kita shalat, sedekah, atau haji. Tetapi puasa? Hanya kita dan Allah yang tahu.

Puasa melatih kejujuran kepada Allah.

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus
Banyak orang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan haus. Rasulullah SAW bersabda:

رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعُ وَالْعَطَشُ
(HR. Ibnu Majah)

Betapa banyak orang berpuasa, namun tidak mendapatkan dari puasanya kecuali lapar dan haus.

Mengapa bisa demikian?
Karena puasanya hanya menahan makan dan minum, tetapi tidak menahan:

  • lisan dari ghibah
  • mata dari maksiat
  • telinga dari hal yang haram
  • hati dari penyakit hati

Puasa yang sempurna adalah puasa seluruh anggota tubuh.

Tujuan utama puasa adalah taqwa
Allah berfirman:

لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Agar kalian bertakwa.

Apa itu taqwa?
Taqwa adalah merasa diawasi Allah setiap saat.

Tanda orang bertaqwa:

  • ketika sendirian tetap taat
  • ketika punya kesempatan maksiat tetap menahan diri
  • ketika tidak ada yang melihat tetap takut kepada Allah

Inilah latihan terbesar puasa: membangun kesadaran bahwa Allah selalu melihat kita.

Puasa melatih pengendalian diri
Puasa mengajarkan kita menahan sesuatu yang halal di siang hari.
Jika yang halal saja kita tahan, seharusnya yang haram lebih mudah kita tinggalkan.

Ramadhan adalah madrasah pengendalian diri:

  • mengendalikan nafsu makan
  • mengendalikan amarah
  • mengendalikan keinginan dunia

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Mari kita jadikan puasa kita bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi puasa yang melahirkan taqwa. Semoga setelah Ramadhan kita menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah.

اللهم أعنا على صيام رمضان إيمانًا واحتسابًا.
اللهم اجعل صيامنا صيام الصالحين، وقيامنا قيام المتقين.
اللهم طهر قلوبنا وألسنتنا وأبصارنا وأسماعنا من كل ما لا يرضيك.

اللهم اغفر لنا ولوالدينا وللمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.